Kehebohan melanda Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setelah sistem menampilkan status “Data tidak ditemukan” di cek bansos maupun platform SIKS-NG sejak Kamis, 30 Juli 2026. Kendala teknis ini membuat masyarakat khawatir akan status kepesertaan bantuan sosial mereka.
Laporan gangguan sistem ini mulai marak terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat, 31 Juli 2026. Banyak penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mendadak kebingungan.
Kreator konten edukasi bansos dari akun Instagram @kedirikekinian memberikan penjelasan mengenai situasi yang memicu kepanikan warga tersebut.
Ia mengonfirmasi bahwa kendala layar kosong itu murni merupakan gangguan sistemik pada platform resmi Kementerian Sosial.
“Dari semalam itu aplikasi Cek Bansos sama SIKS-NG itu lagi eror. Banyak yang risau karena di saat penerima bansos baik itu PKH maupun BPNT mengecek di aplikasi Cek Bansos sama SIKS-NG datanya tidak ditemukan,” ujarnya.
Penyebab Gangguan Aplikasi Cek Bansos
Fenomena hilangnya data penerima bantuan ini berlangsung cukup lama di layar ponsel masyarakat. Penjelasannya mendetailkan kapan masalah ini mulai muncul ke permukaan.
“Menurut informasi yang beredar sejak Kamis, 30 Juli 2026 sampai hari ini Jumat, 31 Juli 2026 ada gangguan di aplikasi atau di Cek Bansos,” jelasnya.
Di balik kepanikan warga, terdapat kabar positif terkait pembaruan sistem yang sedang berlangsung. Gangguan semacam ini kerap menjadi penanda penting dalam alur penyaluran dana.
Proses administrasi internal diduga kuat sedang berjalan secara intensif. Hal ini terjadi karena status penyaluran bantuan telah memasuki fase Surat Perintah Membayar (SPM).
Tanda Pencairan Bansos Semakin Dekat
Pengalaman penyaluran pada periode sebelumnya menunjukkan pola serupa sebelum dana dicairkan. Perubahan data di server pusat kerap menyebabkan gangguan sementara pada akses publik.
“Sesuai pengalaman kalau ada gangguan di dua aplikasi tersebut maka pencairan sudah dekat. Kita doakan saja, semoga beberapa hari ini ada kabar gembira,” lanjutnya.
Para penerima manfaat disarankan untuk memantau pembaruan informasi dari saluran resmi pemerintah secara berkala melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Status Penyaluran Bansos PKH BPNT
Berikut adalah rincian pembaruan status sistem dan progres pencairan bantuan sosial bagi penerima PKH maupun BPNT:
| Indikator Sistem | Keterangan Status Terkini |
| Layanan Terdampak | Aplikasi Cek Bansos & SIKS-NG |
| Waktu Gangguan | 30 – 31 Juli 2026 |
| Kategori Bantuan | Bansos PKH dan BPNT |
| Status Administrasi | Surat Perintah Membayar (SPM) |
| Tindakan Bagi KPM | Menunggu pembaruan server |
Masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan bahwa hak bantuan mereka telah dicabut. Kendala teknis ini bersifat sementara dan dialami secara serentak di berbagai wilayah.
Penerima bantuan diminta tidak panik dan tetap tenang menanti perbaikan server rampung seluruhnya.
“Jadi bagi penerima BPNT, Bapak/Ibu yang sudah mengecek data untuk periode terus datanya tidak ditemukan jangan risau. Karena saat ini ada gangguan massal,” pungkasnya.
Sikap KPM Saat Sistem Terjadi Error
Langkah tepat yang perlu dilakukan masyarakat saat menghadapi kendala sistem aplikasi antara lain:
- Hindari panik berlebihan atau mempercayai rumor tak berdasar.
- Cek kembali data secara berkala di portal cekbansos.kemensos.go.id.
- Koordinasikan status kepesertaan dengan pendamping sosial setempat.
- Pantau pengumuman resmi dari Kementerian Sosial terkait pemeliharaan server.
Dengan masuknya proses ke Surat Perintah Membayar (SPM), transfer dana bantuan sosial diproyeksikan akan dilaksanakan dalam waktu dekat setelah pemeliharaan server rampung. Masyarakat diharapkan bersabar menunggu pemulihan layanan Cek Bansos dan SIKS-NG agar data kepesertaan dapat kembali diakses secara normal.